.

Minggu, 08 November 2009

"LAVIOLA" church and retreat.


 





 


 

 

KORESPONDENSI RUANG.

“saat lahan dan site telah terbentuk karena sebuah kondisi ruang yang tersisa, menjadikan suatu kapasitansi simposium aksesibilitas suatu aktifitas yang terbuang. suatu sisi yang tidak terlihat dari sisi manapun; saat semua kegiatan menjadi suatu keharusan dan mengarahkan bentang kehidupan kita semakin jauh dengan kepekaan yang harus terus dituntut.”

inilah yang terjadi dengan kondisi tapak yang dihadapi oleh perancang, dengan kondisi tapak yang penuh dengan ketidakstabilan ruang ternyata menciptakan sebuah paradigma yang sangat sulit.

elemen makro yang meliputi tautan tapak dan lingkungannya, nantinya akan menjadi sebuah tantangan. pengolahan ruang yang diinginkan tentunya kelak nanti akan sangat beresponsif terhadap tekanan ruang yang penuh dengan jiwa dan kharisma terhadap fungsinya.

Gereja dan retreat adalah sebuah fungsi bangunan yang sangat penuh dengan mentalitas kerohaniaan yang sangat sensitif akan ketenangan dalam ibadah umat kristiani. saat semua kegiatan yang merangkai sebuah klimaks hubungan antara umat dan penciptanya menjadikan sebuah ke-sakralan umat beragama dalam berekplorasi dalam memanjatkan puji dan syukur kepada hadirat-NYA.

0 komentar: