.

Sabtu, 03 Juli 2010

lentera hidup




04062010






Sejenak aq tersungkur di sudut kalibri bidang itu.
Meruang dalan lekukan jingga sore yang basah
Sore yang menyambutku dengan lentingan air
Tersenyum dalam kenikmatan bentuk-bentuk alam
Luar biasa kataku untuk terhanyut lagi
karena kasihmu TUHAN....

Ibu tadi tersenyum ramah dan kembali memperhatikan
Dua sisi jalan yang sepi akan tumpangan
Kembali kulanjutkan perjalanan berharap rasa dingin
Terus berkurang dan menghentikan rasa bahagiaku
Karena kasihmu TUHAN,,,

tidak jauh dalam bayangan ku,terlalu banyak cabang
dalam ruang-ruang tadi..memang dalam,,
kembali kutarik kerah lembut ini untuk tetap kokoh
berharap aq dapat meluangkan sejenak dimana aku tadi
titipan itu hilang karena berpindah tangan,,,
Karena kasihmu TUHAN,,,

gadis belia tadi tersenyum antara dingin yang sepi
menertawakan atau sekedar ingin menyapaku
tapi hujan tadi cukup mendinginkan seluruh semangatku
kembali menikmati gemericik aliran hujan yang deras
karena itu bagian dari singasananya
karena kasihmu TUHAN..

tarik nafasku untuk mempersiapkan sedikit ketegunan
meliuk di antara obyek yang tak terkendali
aq hampir jatuh..tapi itu akan sangat berarti
tapi aq menikmati hembusan gelagak anak kecil itu
yang memegang penuh naungannya sebagai pelindung
kecil dahaga yang ia lupakan hanya untuk mengisi rasa
luar biasa'arti dalam mengundang senyuman disore hari
karena kasihmu TUHAN..

gelora tadi mengangkat lekuguanku untuk tetap tertawa
ada apa dengan hentakkan yang sekedar melintas
petikkan hidup-hidup yang berbau kerinduan
meloncati hari dengan cepat dan aq terbaca
sisik ini sungguh hilang tanpa bekas.aq tersenyum saja
suatu saat semuanya akan hilang.aq tertarik sejenak.
hidupku akan mengejarnya!
karena kasihmu TUHAN..



..ego..

0 komentar: